Rabu, 25 Juli 2012

Dua Kali Kalah, Harusnya Abdul Ghafur Tak Maju Lagi


 Internal Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Maluku Utara mulai bergolak menjelang pemilihan Kepala Daerah Provinsi Maluku Utara 2013 mendatang. Banyak kader ingin bertarung dalam pilkada. Perang urat saraf pun dihembuskan kader-kader Golkar di Malut, demi mengaet "partai kuning" tersebut sebagai kendaraan politiknya.

Kader yang ingin maju dalam Pilgub Malut 2013 mendatang di antaranya Yamin Tawari (Korwil DPP untuk wilayah Maluku Utara dan Papua), Abdul Ghafur (fungsionaris DPP Partai Golkar), Ahmad Hidayat Muss (Ketua DPD Golkar Malut yang juga sebagai Bupati Kepulauan Sula), Syamsir Andili (Mantan Wali Kota Ternate), Hein Namotemo (Bupati Halmahera Utara) dan sejumlah fungsionaris Golkar lainnya.

Nama Abdul Ghafur pun mendapat sorotan khusus. Ia diminta untuk tidak lagi mencalonkan diri sebagai Gubernur Malut untuk ketiga kalinya. Alasannya, dua kali mencalonkan diri sebagai Gubernur Malut, Ghafur tidak pernah menang.

Ketua DPRD Kabupaten Pulau Morotai, M Ali Sangadji yang dulunya menjabat sebagai Ketua Harian DPD II Golkar Pulau Morotai malah menilai dua kali kegagalan Ghafur dalam mencalonkan diri sebagai Gubernur Malut merupakan kecelakaan politik yang dialami Ghafur.
"Bagi kami kader-kader Golkar di Malut yang ketiga kalinya ini bukan lagi jamannya Bang Ghafur. BangGhafur semestinya pertimbangkan dua kali kegagalannya dalam mencalonkan diri sebagai Gubernur Malut," ungkap Ali Sangadji di Ternate, Rabu (25/7/2012).

Ali memang mengakui sikap patriotisme Abdul Ghafur terhadap partai Golkar. Namun dengan mengatasnamakan kader-kader Golkar di Malut, Ali malah meminta Ghafur agar tidak lagi mencalonkan diri dengan berbagai pertimbangan tadi, termasuk faktor usia yang sudah terlalu tua.

"Dulu sewaktu Bang Ghafur mencalonkan diri dua kali, kami ini yang berada di depan. Jadi bagi saya, masih ada sarana pengabdian lain bagi Bang Ghafur untuk mengabdi pada Partai Golkar," tandas Ali.

Sikap Ali Sangadji terhadap seniornya ini mencuat menyusul munculnya pernyataan Ghafur yang dinilainya menyudutkan Ketua DPD I Golkar Malut Ahmad Hidayat Mus dalam pencalonannya pada Pilgub Malut. Ghafur kepada sejumlah media lokal di Malut membantah pernyataan Ketua OKK Partai Golkar Malut, Badarudin Gailea yang menyatakan Ahmad Hidayat Mus sangat berpeluang mengaet Golkar.

Bagi Ali, Golkar merupakan partai yang bercermin pada hasil survei. Namun, Golkar juga tidak memandang sebelah mata terhadap kadernya yang dinilai loyal terhadap partai. "Jadi bagi kami, Ahmad Hidayat Mus sangat berpeluang menggunakan Golkar pada Pilgub 2013. Karena partai Golkar besar di Malut itu karena jerih payah ketua DPD I Golkar yaitu Ahmad Mus," cetus Ali, dengan sedikit mengkampanyekan Bupati Kepulauan Sula itu. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar